Sebuah pernikahan berlangsung sederhana di Kota Madinah, di era Rasulullah. Pernikahan antara dua Sahabat nabi dari suku Aus, yakni Hadhalah dan Jamilah. Jika semua kebahagiaan di dunia ini dikumpulkan, mungkin tak lebih besar dari kebahagiaan keduanya di hari itu. Baik Handhalah dan Jamilah diliputi rasa cinta tak terkira. Begitu akad sah, keduanya dipertemukan kali pertama. Bertemulah dua cinta sejati lagi murni. Menyempurnakan separuh agama dengan saling mencintai, beribadah dengan saling mencumbu, berjanji akan saling setia hingga mati. Namun takdir telah mencatat dengan cerita cinta berbeda. Sebesar-besarnya cinta manusia, harus ada cinta yang lebih besar, yakni cinta kepada Allah dan Rasulullah. Handhalah dan Jamilah pun diuji dengan cinta hakiki tersebut. Baru saja merasakan manisnya pernikahan, terdengar seruan untuk perang bersama Rasulullah. Muslimin diminta untuk membela agama, menjadi pasukan Rasulullah, membuktikan cinta mereka kepada Allah. Handhalah pun ba...